Apel Pergeseran Pasukan Untuk Pengamanan Pilkades Serentak di Tulungagung

Tulungagung, megapos.co.id – Dalam rangka pengamanan Pilkades serentak pada 9 Juli tahun 2019, personil gabungan terdiri dari Polri-TNI, Brimob, serta Linmas melaksanakan apel  pergeseran pasukan yang dilaksanakan di halaman GOR Lembupeteng, Senin (8/7/2019).

Apel pergeseran pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP. Tofik Sukendar, dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Dandim 0807/Tulungagung Letkol. Inf. Wildan Bachtiar, Forkopimda, serta Linmas.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan, kegiatan apel pergeseran pasukan ini untuk pengamanan Pilkades serentak di Tulungagung yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juli tahun  2019 yang sudah ditunggu-tunggu oleh warga masyarakat Tulungagung. mereka akan memilih salah satu kandidat Calon Kepala Desa (Cakades) terbaik dari desanya untuk menjadi Kepala Desa.

“Sebanyak 7.041 personil gabungan terdiri dari Polri-TNI, Brimob, serta Linmas. Hari ini kita dorong untuk menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades, sehingga langsung  bisa melaksanakan pengamanan lokasi,” ucap Kapolres Tofik Sukendar, Senin (8/7/2019).

Lebih lanjut, Tofik berharap, peran serta seluruh warga masyarakat Tulungagung untuk mendukung agar  terciptanya situasi yang aman dan kondusif dalam pelakasanaan Pilkades serentak.

Namanya pemilihan, wajar kalau beda pilihan. Akan tetapi hal tersebut jangan dijadikan pemicu perpecahan, terjadinya kerusuhan, dan konflik. Yang mana hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh warga masyarakat Tulungagung.

“Notabene warga masyarakat Tulungagung imagenya cinta damai, mengutamakan musyawarah. Hal itu saya sampaikan tidak hoak, ucapan manis dibibir saja. Dinyatakan ketika Pilkada, Pilpres dan Pileg, semua sangat cerdas, dan smart,” kata Tofik.

Untuk mengantisipasi atau pengamanan titik-titik rawan yang jauh dari Polsek atau Koramil, atau oknum botoh-botoh yang sering kali mereka ikut berkontribusi dalam pelaksanaan Pilkades, pihaknya menghimbau, mengajak, untuk tidak berkontribusi dalam Pilkades khususnya di Tulungagung.

Pihaknya sudah menyiapkan tim, Satgas, dan sudah menyiapkan aturan-aturan, apabila mereka tetap ngotot ikut campur atau berkontribusi dalam Pilkades ini pihaknya akan menindaknya.

“Sebanyak 10 sampai 15 personil yang kita tempatkan dimasing-masing TPS. Dan untuk daerah yang rawan ada tambahan khusus, yaitu 1 Pleton dari Brimob dan 1 Pleton dari TNI (511),” tegas Kapolres.

Untuk daerah-daerah yang rawan ada 8 titik, diantaranya di Kecamatan Ngunut, Besuki, Bandung, Pakel, Campurdarat, Sumbergempol, Kauman, dan Ngantru.

Reporter : Agus Budiyanto

Editor : M. Hartono