Ida Bagus Peduli Bocah Penderita Tumor Mata

Nganjuk, megapos.co.id – Kekhawatiran pasangan suami isteri, Maksum-Istiqoroh tak bisa terbendung, maklum, buah hati mereka didiagnosa menderita tumor mata dan harus dirujuk ke Surabaya. Tentu, untuk membiayai pengobatan itu, butuh dana yangvtidak sedikit.

Beruntung, anggota DPRD Jawa Timur Ida Bagus Nugroho melakukan pendampingan selama proses rujukan.

Maksum dan Istiqoroh bersiap membawa putranya, bocah RM (7 tahun), pulang ke rumah. Sebab dirawat empat hari di RSUD Nganjuk, benjolan sebesar buah apel di bagian mata anak mereka masih bertengger di posisi semula dan tidak menunjukkan perubahan.
1
“Selama empat hari hanya dibalut kain kasa dan diberi antibiotik,” kata Istiqoroh.

Mulanya, jelas Istiqoroh, saat putranya berusia 4,5 tahun ada semacam kutil seukuran satu bulir beras. Pihak keluarga pun tak menyangka jika benjolan tersebut adalah tumor. Hingga ketahuan benjolan adalah tumor saat keluarga memeriksakan bocah RM ke salah satu dokter di Kediri dan klinik di kecamatan.

“Saya tahu setelah kami periksakan ke dokter mata di Kediri juga klinik di Warujayeng,” timpal Maksum. Hingga kemudian pasutri ini membawa buah hati mereka ke RSUD Nganjuk.

Pihak RSUD Nganjuk sebetulnya telah memberikan rujukan kepada bocah RM ke RSUD Dr Soetomo di Surabaya. Sebab di rumah sakit ini belum memiliki dokter spesialis serta peralatan medis memadai untuk penanganan tumor mata.

Dalam kebingungan melanda pasangan tersebut, informasi terdengar oleh anggota Komisi E DPRD Jatim, Ida Bagus Nugroho. Pria yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDI Perjuangan Jatim ini pun bergegas menghubungi RSUD Dr Soetomo di Surabaya untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk menangani bocah RM.

“Hal seperti ini kita harus gerak cepat untuk memfasilitasi rujukan. Sebab ini urusannya dengan tumor,” kata Ida Bagus Nugroho.

Reporter : Wahyu Endy