Rakor PPKM Darurat, Plt Bupati Nganjuk : Salat Idul Adha Berjamaah Sementara Ditiadakan

Nganjuk, megapos.co.id – Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Surat Edaran (SE) Bupati Nganjuk tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM Darurat Covid-19 di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran salat Idul Adha dan petunjuk teknis pelaksanaan qurban tahun 1442H/2021M di Kabupaten Nganjuk.

Hadir dalam rakor tersebut, Plt Bupati Ngajuk, Marhaen Djumadi, Nophy Tennophero South, SH,. MH Kajari Nganjuk, Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, S.I.P, M.Si Dandim 0810/Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK, MIK. Kapolres Nganjuk, Dr. H. Taufiqurachman, M. Ag Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Nganjuk, Drs Moh Yasin MSi Sekda Kabupaten Nganjuk serta Perwakilan PCNU, MUI, Muhamadiyah dan LDII Kabupaten Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumati dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memohon kerjasama dari para tokoh agama yang fatwa-fatwanya lebih didengarkan oleh masyarakat untuk melawan Covid -19. “Jangan sampai ada peningkatan kasus Covid – 19 lagi,” kata Kang Marhaen sapaan akran Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

“Berkenaan dengan peringatan Idul Adha 1442H/2021M untuk Idul Adha besok hari Selasa, salat Idul Adha berjamaah sementara ditiadakan dulu, pelaksaaan pembagian daging qurban diantar, jangan mengambil sendiri untuk menghindari terjadinya kerumunan massa,” tegas Kang Marhen.

“Mari bersama-sama patuhi anjuran pemerintah, kita lawan Covid-19, kita tekan angka penyebarannya dengan selalu menerapkan prokes dimanapun kita berada. Semoga pandemi di Kabupaten Nganjuk segera berakhir,” pungkas Kang Marhaen.

Kakan Kemenag Kabupaten Nganjuk, Dr H Taufiqurachman MAg menyatakan bahwa rakor ini dalam rangka membahas tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM Darurat Covid-19 di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran salat Idul Adha dan petunjuk teknis pelaksanaan qurban tahun 1442H/2021M. Kementerian Agama dalam ini mendukung dengan adanya PPKM darurat supaya wabah Covid-19 segera berakhir.

“Inti dari rakor ini adalah mensosialisasikan Surat Edaran No 16 Kementerian Agama tentang PPKM darurat yang ada di wilayah Jawa Bali dan di seluruh Indonesia untuk giat malam takbir dan ibadah salat Idul Adha sementara ditiadakan karena pendemi Covid-19 masih belum berakhir,” ungkap Taufiqurachman.

Berkaitan dengan pemotongan Qurban, katanya, dilaksanakan di rumah pemotongan hewan. Takbir dan salat Hari Raya ldul Adha dapat dilakukan di rumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya saalat ldul Adha dengan kata lain kegiatan peribadatan atau keagamaan berjamaah ditiadakan.


Reporter : Jumiati