BlitarDaerahHead Line NewsPolitik & Pemerintahan

Anggota Komisi III DPRD Kota Blitar M Raihan Tsany Azura Gelar Reses di Momentum Ramadan, Evaluasi Pemilu 2024

Blitar, megapos.co.id – Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan jajaran pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Blitar untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melakukan evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024.

Anggota Komisi III DPRD Kota Blitar, M Raihan Tsany Azura menggelar reses. Kegiatan yang dikemas dalam agenda sosialisasi ini, digelar pada Sabtu (7/3/2026) dan diisi dengan pembagian parsel kebaran sebagai bentuk apresiasi kepada kader yang selama ini setia berjuang bersama partai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai dalam rangka menata kembali struktur organisasi setelah terbentuknya kepengurusan baru PAN di tingkat daerah.

Ketua PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig menyampaikan, bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar kader, tetapi juga momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan politik partai setelah Pemilu 2024 lalu.

“Sebetulnya ini momentum Ramadan, jadi kita bersilaturahmi dengan seluruh jaringan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pemilu sebelumnya, yaitu Pemilu 2024,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini PAN sedang melakukan penataan struktur jaringan partai. Hal tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah PAN se-Jawa Timur yang digelar pada Desember lalu.

“Setelah musyawarah daerah PAN se-Jawa Timur pada Desember lalu, saat ini kita sedang melakukan penataan kepengurusan. Jadi momentum Ramadan ini kita gunakan untuk evaluasi, silaturahmi, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan seluruh kader PAN,” tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut PAN juga melakukan penjaringan calon pengurus mulai dari tingkat kota hingga tingkat paling bawah.

Penjaringan dilakukan dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga ke tingkat RW, RT bahkan sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Langkah ini dilakukan untuk membangun jaringan partai yang lebih kuat dan terstruktur.

Menurutnya, proses evaluasi dan pembenahan struktur akan dilakukan secara berkala guna memastikan soliditas partai tetap terjaga.

Ia menambahkan, fokus utama PAN saat ini adalah mempertahankan capaian pada Pemilu 2024. Pasalnya, selama sekitar dua dekade PAN tidak memiliki kursi di DPRD Kota Blitar.

Namun pada Pemilu 2024 lalu, masyarakat akhirnya memberikan kepercayaan kepada PAN dengan meraih tiga kursi DPRD dari tiga daerah pemilihan.

“Selama kurang lebih 20 tahun kita tidak pernah punya kursi. Alhamdulillah pada 2024 kemarin masyarakat Kota Blitar memberikan kepercayaan kepada PAN dengan tiga kursi dari tiga daerah pemilihan,” katanya.

Meski demikian, ia menilai mempertahankan capaian tersebut pada Pemilu 2029 mendatang bukanlah hal mudah. Dibutuhkan kekompakan, soliditas, serta kesamaan visi di antara seluruh kader.

Karena itu, dalam kesempatan tersebut, PAN juga mencanangkan semangat kebersamaan dengan slogan “satu kata, satu hati, satu komando” yang sejalan dengan semangat kepemimpinan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Melalui semangat tersebut, PAN berharap dapat membangun jaringan partai yang solid, terukur, terstruktur, serta memiliki data keanggotaan dan kepengurusan yang jelas di dalam rumah besar PAN

Sementara itu, anggota DPRD Kota Blitar dari PAN, Muhamad Raihan Tsany Azurra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari agenda reses yang dilakukan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

Menurut Raihan, momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang berkembang di tengah warga.

“Selain bersilaturahmi di bulan Ramadan, kami juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat serta berdiskusi mengenai dinamika yang ada di DPRD maupun pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, dialog bersama kader dan simpatisan partai juga menjadi sarana untuk menyampaikan perkembangan kerja-kerja politik PAN di DPRD Kota Blitar, sekaligus memperkuat sinergi antara struktur partai dengan wakil rakyat yang duduk di parlemen. (Ayu)