Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Dinas Ketahanan Pangan Gelar Gerakan Pangan Murah
Tulungagung, megapos.co.id – Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Tulungagung dilaksanakan di empat titik desa dan kelurahan sebagai bentuk pemerataan layanan guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Idul Fitri tahun 2026 ini.
Kegiatan dimulai pada 3 Februari 2026 di halaman Balai Desa Tanjungsari dan berlanjut pada 5 Februari 2026 di Taman Kendang Kelurahan Panggungrejo.
Selanjutnya, kegiatan serupa dilaksanakan pada 10 Februari 2026 di Kios Sumber Makmur Pasar Desa Sawo serta pada 12 Februari 2026 di Desa Belimbing. Penjadwalan di sejumlah lokasi ini bertujuan agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Saat ini, Gerakan Pangan Murah digelar di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Kamis(5/3/2026).
Sejak pagi hari, masyarakat datang silih berganti untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sejumlah komoditas strategis disediakan, di antaranya beras SPHP, minyak goreng, telur, sayur-mayur, serta bahan pangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Sony Welli Ahmadi melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Hari Pujianto mengatakan, bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan harga pangan dan menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.
Program ini dilaksanakan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama stakeholder terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat, khususnya saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, respons positif warga menunjukkan kebutuhan nyata akan intervensi pasar di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok. (Sdr)
