DaerahHead Line NewsNganjukPolitik & Pemerintahan

DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Musancab Serentak

Nganjuk, megapos.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak, pada Jumat (24/04/2026).

Pelaksanaan Musancab serentak yang diikuti 20 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se- Kabupaten Nganjuk yang digelar di Gedung Juang 45 Jl. Dr. Soetomo Kecamatan Nganjuk.

Untuk PAC ada 220 orang, serta KSB Ranting ada 850 orang.

Dalam acara ini, tampak hadir jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ketua DPRD Tatit Heru Tjahjono, jajaran DPC PDI Perjuangan, Fraksi PDI Perjuangan serta Badan Sayap Partai.

Musancab di Kabupaten Nganjuk sangatlah Istimewa karena dihadiri langsung Ketua DPD Jawa Timur Said Abdulloh.

Kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan disambut kesenian Reag Suko Budoyo asuhan Slamet Pengurus PAC Kecamatan Wilangan serta Tarian Salepok khas Nganjuk.

Musancab dilaksanakan sebagai langkah strategis PDI Perjuangan untuk menjamin keberlanjutan kepemimpinan partai dan memperluas basis dukungan di akar rumput dengan fokus meningkatkan keterwakilan kader muda serta perempuan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi menyampaikan, Musancab ini merupakan tindak lanjut instruksi partai yang dilakukan serentak untuk menyusun kepengurusan baru di tingkat kecamatan.

“Musancab menjadi momen strategis untuk membentuk struktur kepengurusan PAC yang solid sekaligus memperkuat konsolidasi hingga tingkat kelurahan/ desa dan Anak Ranting atau setingkat dusun,” ujar Marhaen.

Dia menekankan pentingnya soliditas antar kader Partai, dari tingkat DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting, sebagai kunci dalam melaksanakan kerja-kerja politik untuk kepentingan rakyat sekaligus juga menghadapi kontestasi Pemilu mendatang.

“Kekompakan internal, kepatuhan dalam satu komando dan konsolidasi yang kuat dari tingkat DPC hingga Anak Ranting menjadi modal dasar untuk meraih kemenangan,” terangnya.

Deni Wicaksono, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur

Sementara itu, Deni Wicaksono Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ditemui di sela – sela acara menyampaikan, Musancab yang di Kabupaten Nganjuk adalah Musancab ke-30 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, dan pelaksanaan dinilai cukup tertib dan lancar. 

Dirinya menegaskan, DPD PDI Perjuangan Jatim membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z untuk terlibat aktif di kancah politik guna merespons perubahan demografi pemilih yang didominasi kalangan muda.

Oleh karena itu, kepengurusan PAC di Jawa Timur wajib hukumnya keterwakilan gen Z 20 persen dan salah satunya harus menjabat sebagai ketua, sekretaris maupun bendahara.

Salah satu jabatan ini harus dipegang gen Z, selain itu penguatan peran perempuan dan anak muda bukan sekadar wacana, melainkan kebijakan struktural yang mengikat.

“Semua kita wajibkan. Salah satu dari mereka harus menjadi ketua, sekretaris, atau bendahara. Ini bukan sekadar pelengkap, tapi posisi strategis dalam kepengurusan,” ujar Deni.

Menurut dia, kebijakan ini menjadi pondasi awal bagi regenerasi kepemimpinan partai di tingkat akar rumput.

PAC sebagai ujung tombak pergerakan partai dituntut mampu membaca situasi sosial, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus merespons tantangan masa depan dengan cermat.

“Kehadiran generasi muda sangat krusial untuk membawa perspektif baru, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat,” tandasnya. (Endy)