DaerahHead Line NewsMadiunPolitik & Pemerintahan

Bupati Madiun Buka Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia 

Madiun, megapos.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun bekerjasama dengan LPK Dinar Berlian Mandiri memberikan pelatihan dan keterampilan las listrik gelombang 1 dan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) tahun 2026, sebagai persiapan untuk penempatan kerja di negara tujuan.

Acara yang digelar di LPK Dinar Berlian Mandiri, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan pada Selasa (28/4/2026) ini,dibuka langsung oleh Bupati Madiun, H Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, dr Purnomo Hadi.

Dalam kesempatannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong penempatan tenaga kerja Indonesia secara prosedural, aman, dan kompeten, sekaligus memberikan pembekalan menyeluruh kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia sebelum berangkat ke negara tujuan.

Menurutnya, materi dan keterampilan yang diberikan instruktur ini, sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan konstruksi dan pengelasan. “Alhamdulilah, dalam kurun waktu beberapa tahun ini, sudah ada ribuan calon pekerja yang sudah dilatih,” terang Bupati Hari Wuryanto.

Peletakan batu pertama gedung 2 workshop Aclasindi Inti Persada

Ia berharap, dengan peletakan batu pertama gedung Aclasindo Inti Persada ini akan menambah kapasitas dan kemampuan Aclasindo Inti Persada dalam berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang punya kompetensi dan kapasitas yang luar biasa.

“Perusahaan hanya mau menerima karyawan yang mempunyai kompetensi dan bersertifikat. Tidak hanya sekedar mau bekerja saja, akan tetapi mau dan mempunyai kemampuan,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto menambahkan, Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia ini merupakan program pembekalan bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri agar memiliki keterampilan, pengetahuan dan kesiapan kerja.

“Selain untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi kerja, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengetahui hak dan kewajiban sebagai pekerja migran sekaligus untuk mengurangi resiko masalah selama bekerja,” urainya.

Arik menegaskan bahwa pemberangkatan pekerja antar negara adalah wujud nyata dan komitmen pemerintah dalam membuka akses kesempatan kerja yang legal, aman dan terlindungi bagi masyarakat.

“Program ini menjadi solusi vital untuk menghubungkan pencari kerja dengan pasar yang membutuhkan di berbagai negara, memastikan perlindungan dan kesejahteraan,” tukasnya.

Monitoring peserta pelatihan di workshop las listrik Aclasindo Inti Persada

Diketahui, sebelum pelaksanaan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia, Bupati dan Wakil Bupati Madiun beserta rombongan melakukan monitoring peserta pelatihan di workshop las listrik Aclasindo Inti Persada, Desa Geger, Kecamatan Geger.

Kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama gedung 2 workshop Aclasindo Inti Persada. (Adv/Pras)