SMPN 2 Tanjunganom Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX, Kadis Nganjuk Ajak Siswa Belajar, Belajar dan Belajar
Nganjuk, megapos.co.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk menggelar acara perpisahan siswa kelas IX angkatan tahun ajaran 2025/2026 yang sudah melewati ujian sekolah.
Acara yang mengambil tema “Berbudaya, Juara, Luar Biasa” ini, digelar pada Selasa (26/5/2026) di lapangan SMPN 2 Tanjunganom.
Acara tersebut, turut dihadiri Kepala SMPN 2 Tanjunganom, Bambang Nurhaji, Forkopimcam Tanjunganom, komite sekolah, dewan guru dan staf, wali murid dan undangan lainnya.
Puncak acara tersebut yaitu pelepasan siswa kepada orang tua. Pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan kepada orang tua atau wali murid setelah masa pembelajaran berakhir.

Dalam kesempatannya, Kepala SMPN 2 Tanjunganom, Bambang Nurhaji mengatakan, acara pelepasan ini diikuti 288 siswa terdiri 144 siswa laki-laki dan 144 siswa perempuan.
“Alhamdulilah, hari ini, sekolah resmi menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan putra putri kepada bapak ibu wali murid,” terang Bambang sapaan akrab Bambang Nurhaji.
Menurutnya, momen perpisahan ini juga menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi siswa dan para guru yang selama tiga tahun menghabiskan waktu bersama untuk mengajar dan mendidik para siswa.

“Saya ingin siswa-siswi kami yang sudah lulus tahun ini tidak berhenti belajar sampai disini. Terus melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Bambang berharap kepada peserta didiknya agar ke depannya siswa yang sudah lulus menjadi manusia yang lebih bermanfaat dan terus semangat mencari kesuksesan sesuai versi mereka masing-masing.
“Saya berdoa, di masa depan, alumni SMPN 2 Tanjunganom menjadi orang yang sukses dan hebat. Semoga ada yang menjadi menteri, jadi jenderal Polisi, jenderal TNI atau menjadi kepala sekolah,” harapnya.

Bambang juga berpesan kepada orang tua wali murid untuk mendukung dan memotivasi anak agar terus melanjutkan pendidikan demi mencapai cita-citanya.
“Saya berharap orang tua mensupport putra putrinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi baik di SMA, SMK maupun SMK. Bila bapak ibu mengalami kesulitan mendaftarkan anaknya ke sekolah, insyAlloh sekolah akan membantu semampu kita,” tegasnya.

Acara pelepasan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto.
Ia mengapresiasi kepala sekolah dan jajarannya yang sudah mengantarkan siswa siswi SMPN 2 Tanjunganom paripurna menuntaskan pendidikan selama 3 tahun.
“Peserta didik tidak mungkin bisa menuntaskan pendidikan selama 3 tahun di bangku sekolah, jika tidak ada pendampingan dan bimbingan dari bapak ibu guru,” katanya.
Puguh berpesan kepada peserta didik agar tidak berhenti menempuh pendidikan di tingkat SMP, akan tetapi harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi baik SMA, SMK maupun MA.
“Untuk itu, anak-anakku semua teruslah belajar, belajar dan belajar. Teruslah berprestasi sesuai bakar dan minat kalian untuk menggapai cita-cita kalian,” ajaknya.
Menurut Puguh, proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA secara nasional umumnya terbagi menjadi 4 jalur resmi: Zonasi (Domisili), Afirmasi, Prestasi, dan Perpindahan Tugas Orang Tua.
Dalam kesempatan itu, Puguh juga berpesan kepada orang tua wali murid untuk memberikan motivasi kepada anak agar terus melanjutkan pendidikan.
“Bapak ibu guru telah transfer ilmu kepada anak-anak kita selama 3 tahun hingga sampai sekarang ini. Sekarang tugas kita bagaimana bisa mengantarkan mereka setidaknya minimal seperti kita dan harapannya jauh lebih dari kita,” tukasnya.
Diketahui, sebagai apresiasi kepada siswa berprestasi, sekolah juga menyerahkan penghargaan kepada siswa siswi berprestasi baik untuk kategori prestasi akademik maupun non akademik. (Jt/nur)
