Rakor F-Wamipro, Fokus Persiapan OKK dan HUT Organisasi
Probolinggo, megapos.co.id – Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 F-Wamipro.
Kegiatan tersebut berlangsung di depan TWSL Kota Probolinggo,. Minggu (27/09/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Ketua F-Wamipro M. Suhri dan dihadiri Pembina F-Wamipro H. Muhaimin, Sekretaris F-Wamipro Mamad Abdullah, serta seluruh anggota F-Wamipro.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda dibahas, terutama terkait persiapan pelaksanaan OKK yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
F-Wamipro berencana menjalin kerja sama dengan Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo dalam penyelenggaraan kegiatan OKK.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk memberikan ruang edukasi bagi para wartawan dalam memperkuat pemahaman di bidang kewartawanan, jurnalistik, komunikasi publik, dan keorganisasian.
Kegiatan OKK nantinya diharapkan menjadi sarana pengenalan sekaligus pembekalan bagi wartawan mengenai berbagai aspek penting dalam dunia jurnalistik.
Materi yang direncanakan mencakup pemahaman dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik, teknik penulisan berita, wawancara, peliputan, verifikasi informasi, penggunaan media secara bertanggung jawab, hingga profesionalisme dalam menjalankan tugas kewartawanan.
Selain aspek jurnalistik, kegiatan tersebut juga akan memberikan wawasan mengenai organisasi, kepemimpinan, komunikasi, serta etika dalam berorganisasi.
Dengan demikian, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam membuat produk jurnalistik, tetapi juga memahami tanggung jawab dan etika dalam menjalankan profesinya.
Melalui rencana kerja sama dengan UPM Probolinggo, F-Wamipro berharap adanya dukungan berupa narasumber, materi pelatihan, pengalaman praktis di bidang kewartawanan, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Adapun beberapa bentuk kerja sama yang diharapkan meliputi pemberian materi dasar-dasar jurnalistik dan kewartawanan, pengenalan serta pemahaman kode etik jurnalistik, pelatihan dasar penulisan berita, teknik wawancara, peliputan dan verifikasi informasi.
Selain itu, UPM juga diharapkan dapat memberikan materi mengenai organisasi, kepemimpinan, komunikasi, dan etika berorganisasi.
Setelah mengikuti kegiatan, peserta juga diharapkan memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi dan bukti telah mengikuti kegiatan OKK.
Ketua F-Wamipro M. Suhri menyampaikan bahwa pelaksanaan OKK menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas wartawan, khususnya anggota F-Wamipro.
Menurutnya, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan memahami prinsip-prinsip jurnalistik agar dapat menjalankan tugas secara profesional, berimbang, serta tetap berpedoman pada kode etik.
“Melalui kegiatan OKK ini, kami ingin memberikan pembekalan kepada anggota agar semakin memahami dunia kewartawanan, baik dari sisi jurnalistik maupun keorganisasian. Kami berharap kerja sama dengan UPM Probolinggo nantinya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujar M. Suhri.
Ia menambahkan, persiapan HUT F-Wamipro ke-13 juga menjadi bagian penting dalam Rakor.
Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang peringatan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, dan soliditas seluruh anggota F-Wamipro.
“Usia 13 tahun menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi organisasi. Kami ingin F-Wamipro semakin solid serta mampu memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik di Probolinggo,” tambahnya.
F-Wamipro berharap rangkaian persiapan OKK dan HUT ke-13 dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan seluruh anggota dan pihak-pihak terkait.
Kerja sama dengan UPM Probolinggo juga diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan literasi media, kemampuan jurnalistik, keterampilan komunikasi, serta wawasan keorganisasian para wartawan. (**)
