Dies Natalis ke-32 SMPN 7 Nganjuk , Minarti : Wujudkan Kecerdasan Hati Melalui Sholawatan
Nganjuk, megapos.co.id – SMP Negeri 7 Nganjuk menggelar acara sholawat bersama Gus MY Arafat Ajisoko dengan diiringi hadrah majelis Sholawat Janur, Sabtu (3/10/2206) di GOR Bung Karno, Kelurahan Begadung, Nganjuk.
Acara yang bertajuk “SMPN 7 Nganjuk Bersholawat” ini, dalam rangka dies natalis ke-32 SMP Negeri 7 Nganjuk.
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, Plt Kepala SMP Negeri 7 Nganjuk, Minarti dan jajaran Forkopimcam Nganjuk.
Lalu, Ketua Komite SMP Negeri 7 Nganjuk, Mujayanah, jajaran guru dan staf SMP Negeri 7 Nganjuk, wali murid dan seluruh siswa siswi SMP Negeri 7 Nganjuk.

Dalam kesempatannya, Plt Kepala SMP Negeri 7 Nganjuk, Minarti mengatakan, acara salawatan ini merupakan aspirasi dari wali murid.
“Mulai dari penggalangan dana sampai dengan pelaksanaan acara seluruhnya dikelola wali murid atau komite sekolah,” terangnya.
Diakui Minarti, pihaknya sangat mendukung acara tersebut karena sejalan dengan visi dan misi yang diusung sekolah yaitu mewujudkan peserta didik yang religius, berakhlak mulia, unggul dalam prestasi.
Untuk mewujudkan visi misi sekolah, kata Minarti, pihaknya berupaya melahirkan peserta didik yang memiliki kecerdasan hati, salah satunya melalui acara sholawat bersama.
“Dengan kecerdasan hati, diharapkan mereka memiliki kemampuan untuk menyelaraskan pikiran dan emosi, kejernihan batin, serta nilai-nilai moral atau spiritual,” harapkan.
Jika kecerdasan hati bisa tertanam di setiap peserta didik, Minarti meyakini mampu membentuk generasi berkarakter dan berprestasi.
“Karena kecerdasan hati adalah pondasi dari segala apa yang kalian lakukan tercetus pada sikap, tindakan dan ucapan,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komite SMP Negeri 7 Nganjuk, Mujayanah menambahkan, momen sholawatan ini dimaksudkan untuk membedah religiĀ anak didik dan wali murid.
“Dengan bersholawat, kita dapat mendekatkan diri dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” terangnya.
Menurut Mujayanah, di usia ke-32 SMP Negeri 7 Nganjuk ini, bukan usia muda lagi, artinya masa transisi dari usia muda ke jenjang tua, harus lebih matang dalam hal yang bermanfaat khususnya bagi warga sekolah dan masyarakat pada umumnya.
“Melalui acara bersholawat akan memberikan motivasi kepada anak tentang agama. Sebaliknya, jika acara diisi dengan music dangdutan identik dengan minum-minuman keras, joget dan berkelahi,” imbuhnya.
Melalui momentum dies natalis ke-32 SMP Negeri 7 Nganjuk, ia berharap SMP Negeri 7 Nganjuk semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi memberikan semangat dan motivasi kepada jamaah sholawatan terutama peserta didik SMP Negeri 7 Nganjuk.
Menurut Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Marhaen, generasi muda harus memiliki mental yang tangguh, mental sukses dan berkarakter.
“Generasi berkarakter bisa dibentuk di sekolah dan juga bisa dibentuk melalui kegiatan keagamaan salah satunya acara sholawatan,” tegasnya.
Kang Marhaen berharap, dengan kegiatan sholawatan dalam rangka memperingati di HUT ke-32 ini, semoga seluruh warga SMP Negeri 7 Nganjuk dan masyarakat Nganjuk mendapatkan berkah dan barokah.

Sebagai informasi, antusias masyarakat Nganjuk dalam mengikuti acara sholawatan ini sangat tinggi, terbukti mereka sejak sore hari sudah mulai berbondong-bondong memenuhi lapangan GOR Bung Karno.
Selain SMPN 7 Nganjuk Bersholawat, dalam rangka dies natalis ke-32, SMP Negeri 7 Nganjuk juga akan mengadakan acara jalan sehat bersama pada Senin (5/10/2026). (Jt/nur)
