IDAMAN RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Permudah Akses Layanan: Informasi Kesehatan Kini dalam Genggaman
Blitar, megapos.co.id – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan responsif melalui inovasi digital Informasi Dalam Genggaman (IDAMAN).
Inovasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan transparan, terutama di era transformasi digital dan pascapandemi Covid-19.
Sebelum hadirnya IDAMAN, pasien sering mengalami kesulitan saat membutuhkan informasi terkait pelayanan rumah sakit.
Akses pendaftaran online bagi pasien baru belum tersedia, sementara masyarakat harus datang langsung untuk mencari informasi jadwal layanan, ketersediaan tempat tidur, hingga tarif medis. Kondisi tersebut turut menyebabkan tingginya jumlah pengunjung yang melakukan pendaftaran langsung, mencapai 42 persen setiap harinya.
Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woto Utami, MMRS menjelaskan, bahwa IDAMAN dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut.
“Masyarakat membutuhkan layanan yang cepat dan transparan. Melalui IDAMAN, kami ingin memastikan informasi dan pendaftaran layanan rumah sakit dapat diakses hanya melalui satu aplikasi di genggaman tangan,” ungkapnya.
Menurutnya, keunggulan IDAMAN terletak pada kemampuannya mengintegrasikan berbagai kebutuhan pasien dalam satu platform.
“Pasien dapat melakukan pendaftaran rawat jalan bagi pasien baru maupun lama melalui WhatsApp, mengecek ketersediaan tempat tidur, melihat jadwal dokter, hingga mengakses panggilan darurat WINGS serta layanan customer service,” urainya.
Dikatakannya, pengembangan terbaru pada tahun 2024 bahkan menambahkan fitur nomor dan grup WhatsApp yang memudahkan pengguna berkomunikasi langsung dengan unit layanan terkait.
“Dampak positif inovasi ini mulai terlihat jelas. Pendaftaran online kini menjadi pilihan utama pasien baru, informasi layanan rumah sakit lebih mudah dijangkau, dan antrean fisik di loket pendaftaran berkurang signifikan,” tuturnya.
Fasilitas kesehatan, katanya, yang sebelumnya harus menjawab pertanyaan berulang secara manual, kini terbantu dengan sistem informasi yang lebih rapi dan cepat.
“Salah satu pasien rawat jalan menyampaikan bahwa proses pendaftaran kini jauh lebih efisien,” tambahnya.
“Cukup daftar lewat WhatsApp lewat aplikasi IDAMAN, langsung mendapat bukti pendaftaran tanpa antre lama. Waktu kami lebih hemat,” ujarnya.
Inovasi ini, menurutnya, juga mendukung nilai-nilai pelayanan publik: efisiensi, keterbukaan informasi, dan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Selain itu, IDAMAN memperkuat kolaborasi dengan JKN Mobile BPJS sehingga pasien peserta JKN dapat memanfaatkan layanan secara lebih terintegrasi,” tambahnya.
Dengan pendekatan digital yang inklusif dan pengembangan fitur yang terus dilakukan, IDAMAN menjadi bukti bahwa inovasi sederhana namun berorientasi kebutuhan mampu membawa perubahan besar.
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menjadikan pelayanan kesehatan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih dekat, informatif, dan terpercaya—benar-benar informasi dalam genggaman. ( Adv/Ayu )
