Perkuat Kualitas Kesehatan Santri, Puskesmas Boyolangu dan Tim Dinas Kesehatan Tulungagung Gelar Sosialisasi Orientasi SBH di Pesantren Al Fatahiyah Ngranti
Tulungagung, megapos.co.id – Puskesmas Boyolangu dan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Orientasi Saka Bhakti Husada (SBH) pada bulan Oktober dengan lokasi kegiatan di Aula Masjid Pondok Pesantren Al Fatahiyah Ngranti Kabupaten Tulungagung, Kamis (15/10/2026) .
Kegiatan tersebut diikuti oleh santri Pramuka SBH, Pembimbing Pramuka SBH Al Fatahiyah Ngranti dengan penyaji materi Tim Promosi Kesehatan dari Puskesmas Boyolangu yang bekerjasama dengan Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Orientasi SBH di lingkungan pesantren adalah kegiatan pembinaan dan penguatan kapasitas yang dilakukan oleh pihak Puskesmas, Dinas Kesehatan, serta anggota Pramuka SBH untuk mewujudkan warga pondok pesantren yang mandiri dalam menerapkan kesehatan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajak siswa – siswi santri agar aktif bergabung dalam kegiatan pramuka di bidang kesehatan.
Tampak puluhan siswa-siswi santri antusias mendengarkan paparan dari tim Promkes Puskesmas Boyolangu.
Tim Promkes Puskesmas Boyolangu dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Saka Bakti Husada adalah wadah yang sangat baik bagi adik-adik untuk belajar tentang kesehatan, mulai dari penanggulangan penyakit hingga pola hidup sehat. Ini adalah bekal yang sangat berharga untuk diri sendiri dan juga bisa disebarkan ke lingkungan sekitar,” ujar Tim Promkes.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini mencakup berbagai krida dalam SBH, seperti Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, dan Krida Penanggulangan Penyakit.
Para santri juga diajak untuk berdiskusi dan bertanya langsung mengenai berbagai topik kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas Boyolangu beserta dari tim kesehatan Dinas kesehatan Kabupaten Tulungagung yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dengan para siswa-siswi santri kami. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi siswa untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menjadi agen perubahan di masyarakat,” kata Kesiswaan al Fatahiyah Ngranti.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya kesehatan, sekaligus menjadi ajang regenerasi anggota SBH di wilayah Boyolangu. (Sdr)
