DaerahHead Line NewsPolitik & PemerintahanTrenggalek

DPRD Trenggalek Pangkas Anggaran Kunjungan Kerja dan Alihkan Dana untuk Infrastruktur serta Pembentukan Perda

Trenggalek, megapos.co.id – DPRD Trenggalek melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas kunjungan kerja hingga tersisa 30 persen dan mengalihkan dana untuk infrastruktur serta pembentukan Perda.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menyampaikan bahwa dewan memperketat penggunaan anggaran. Pagu anggaran perjalanan dinas dipangkas menjadi 30 persen.

“Anggaran DPRD sebenarnya tidak berkurang, tetapi kami mengalihkan alokasi dana perjalanan dinas untuk membiayai pembuatan Peraturan Daerah (Perda) dan program prioritas lainnya seperti infrastrukur,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Trenggalek juga memperketat fasilitas seperti menghentikan penyediaan makanan berat saat rapat.

“Alokasi makan besar, kami sudah menghapus, Sekarang kami hanya menyediakan snack ringan, “lanjutnya.
Efisiensi belanja pegawai, DPRD Trenggalek bersama Pemkab Trenggalek menyepakati efisiensi belanja pegawai sekitar Rp42 miliar,” katanya.

“Ini sudah melalui pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 beberapa waktu yang lalu ,untuk pembangunan infrastruktur jalan pada Oktober–November 2026”, imbuhnya.

Terkait dana pilkada, Doding juga menjelaskan Pemkab bersama DPRD Trenggalek mulai merancang dan mencicil penyiapan dana cadangan secara bertahap untuk pemilihan kepala daerah tahun 2029.

“Skema awal yang disiapkan adalah mengalokasikan Rp20 miliar pada 2027. Besaran tersebut kemudian akan kembali disesuaikan dalam pembahasan bersama panitia khusus DPRD”, jelasnya.

Doding menambahkan, besaran serta waktu penyisihan dana masih terbuka untuk disesuaikan berdasarkan perkembangan jadwal Pilkada.

” Jika nantinya pelaksanaan Pilkada bergeser ke 2031, regulasi mengenai dana cadangan juga dapat diperbarui”, tambahnya.

Upaya lembaga legislatif memangkas biaya operasional agar anggaran daerah dapat mengalir ke program yang lebih prioritas dan berdampak langsung ke masyarakat. (Sdr)