DaerahHead Line NewsNganjukPolitik & Pemerintahan

Bupati Nganjuk Buka Seminar Pakar Neuroparenting dr. Aisah Dahlan

Nganjuk, megapos.co.id – Sebagai langkah konkret menciptakan iklim pendidikan yang aman, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menggelar seminar strategi parenting di Pendopo KRT Koesoemo, Rabu (26/8/2026)

Mengusung tema “Peran Penting Sekolah dan Keluarga dalam Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi”, acara ini menyasar jenjang SMP dan menghadirkan dr. Aisah Dahlan, pakar Neuroparenting dan Hypnotherapist nasional.

Bupati Marhaen foto bersama peserta seminar

Seminar bergengsi yang dihadiri sekitar 450 undangan ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam melindungi mental dan masa depan generasi penerus.

Membuka acara secara resmi, Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat menyemai toleransi, bukan tempat menyebarkan perundungan.

Secara khusus, Kang Marhaen menyoroti bahwa ancaman kekerasan saat ini tidak hanya terbatas di lingkungan fisik, tetapi justru sangat marak di media sosial dalam bentuk cyberbullying.

Kang Marhaen berpesan tegas agar pihak sekolah dan guru lebih aware atau peka terhadap aktivitas digital murid-muridnya.

Hal ini sejalan dengan materi dr. Aisah Dahlan yang memaparkan pentingnya pendekatan neuro-parenting agar orang tua dan pendidik memahami kerja otak remaja, sehingga mampu menjadi tameng pelindung dari dampak negatif dunia maya dan pergaulan.

Acara krusial ini mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran pimpinan daerah, terlihat dari kehadiran Wabup Mas Handy beserta Sekretaris Daerah.

Mengingat pentingnya peran perempuan dalam pengasuhan, acara ini turut diikuti langsung oleh jajaran Ketua TP PKK, Ketua GOW, dan Ketua DWP Kabupaten Nganjuk.

Kolaborasi utuh bersama para Kepala OPD, pengawas, Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Nganjuk, hingga perwakilan komite dan wali murid ini menegaskan bahwa sinergi erat antara sekolah dan rumah adalah kunci utama mencetak anak yang unggul dan tangguh. (**)