BlitarDaerahHead Line NewsPendidikanPolitik & Pemerintahan

PCNU Blitar Tolak SE Bupati Terkait Pelaksanaan Program Sekolah Sak Ngajine

Blitar, megapos.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Blitar menolak Surat Edaran (SE) Bupati Nomor B/240/1122/409.10.3/2022 Terkait Pelaksanaan Program Sekolah Sak Ngajine Untuk PAUD/TK/SD/SMP Lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

Penolakan SE Bupati Blitar tertuang dalam Pernyataan Sikap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Blitar Nomor 698/PC/A-11/L- 23/VIII/2022 yang isinya Menolak Surat Edaran Bupati Blitar Bupati Blitar Nomor B /240/1122/409.10.3/2022 .

Sekretaris PC NU Kabupaten Blitar, Juni Arifin membenarkan hal itu di lakukan secara tegas dikarenakan banyaknya protes
beberapa Pengurus Anak Cabang dari beberapa Kecamatan yang mengeluh kepada PC NU.

“Kami juga memanggil beberapa lembaga terkait berita yang berkembang saat ini, perihal beberapa wali santri yang pamit kepada Kepala Madin, guru-guru TPQ terkait dengan jadwal ngajinya,” kata Juji Arifin.

“Lembaga kami juga tidak terlibat atau memberi pertimbangan dalam terbitnya SE Bupati tersebut,” ujar Juni Arifin.

“Komunikasikan dululah wong Dewan Pendidikan juga tidak tahu saat kita panggil. Ma’arif yang bertanggung jawab terkait pendidikan juga tidak tahu soal SE Bupati itu. Mereka semua mengeluh kepada NU dan berharap agar segera bersikap kepada Pemda terkait SE itu,” jelas Juni Arifin.

“Kami di NU sudah capek dengan situasi Kabupaten yang gaduh terus seperti ini. Kemarin sudah gaduh terkait Gus Samsudin, kita di NU juga menjadi sosial efek. Banyak cara untuk menjadikan Kabupaten Blitar lebih baik. Dengan cara-cara yang lebih santun,” imbuhnya 

“Ada juga wali murid yang karena di sekolah sudah ada ngaji, akhirnya anaknya berhenti di TPQ dan Madin. Apakah ada jaminan ngaji di sekolah lebih baik dari TPQ dan Madin. Ngaji itukan bukan baca tulis Al- Qur’an, kalau di TPQ dan Madin Ngaji itukan bukan baca tulis Al- Qur’an, kalau di TPQ dan Madin kan ngajinya banyak hal yang di pelajari. Seperti Akidah, akhlak, sejarah kebudayaan islam, dan Al – Qur’an Hadistnya bagaimana,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Luhur Sejati , melalui sambungan telepon mengatakan belum tahu penolakan bentuknya apa.

“Saya belum bisa memberi tanggapan, nanti jika kami sudah tahu baru akan memberi tanggapan terkait SE Bupati tersebut,” kata Luhur Sejati. ( Ayu)