Bakti Harmoni Bersahaja di Kelurahan Bangunsari, Dukcapil Madiun Hadirkan Leladi Sesami
Madiun, megapos.co.id –Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kembali turun langsung ke desa lewat program “Bakti Harmoni Bersahaja” atau Bahana Bersahaja.
Kali ini giliran warga kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo yang mendapat layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) jemput bola “Leladi Sesami” di Kegiatan Bahana Bersahaja yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun pada Selasa – Rabu ( 9 – 10 Juni 2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Bangunsari, Dolopo, ini bertujuan mendekatkan pelayanan Adminduk kepada masyarakat yang terkendala jarak dan waktu ke pusat kota Madiun.
Kegiatan Bahana Bersahaja ini merupakan putaran yang ke-4 di tahun 2026.
Warga Kelurahan Bangunsari dan sekitarnya antusias mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus ke kantor Dukcapil.
Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Sayoga, menyampaikan bahwa Leladi Sesami atau Layanan Administrasi Desa dan Adminduk Sesami hadir untuk memastikan semua warga, khususnya lansia, pelajar pemula KTP, dan ibu-ibu, bisa mengakses layanan dengan mudah.
“Melalui kegiatan Bahana Bersahaja seluruh pelayanan Adminduk bisa diselesaikan di lokasi langsung jadi tanpa harus mendatangi kantor atau Mal Pelayanan Publik (MPP) dan gratis tanpa dipungut biaya,” tegasnya
Adapun layanan yang dibuka meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik, pembuatan dan cetak Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran, akta kematian, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam kepengurusan Indentitas Kependudukan Digital (IKD), mengingat IKD memiliki keistimewaan utama berupa praktis dan keamanan tinggi yang bisa langsung diakses melalui smartphone,” jelasnya.
Sayoga menambahkan, semua program Dukcapil bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga ke desa, seperti inovasi terbaru dari Dukcapil “Sarapan Pecel” Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen langsung dari kantor desa.
Dukcapil Madiun menargetkan warga kelurahan Bangunsari terlayani sampai selesai acara dan memastikan tidak ada warga Kelurahan Bangunsari yang pulang kecewa karena kehabisan kuota.
Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, Program Bakti Harmoni Bersahaja adalah bentuk nyata pemerintah hadir tanpa batas.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga Madiun yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan hanya karena jarak,” ujarnya.
Program Bakti Harmoni Bersahaja akan terus bergulir ke desa-desa lain di Kabupaten Madiun sepanjang 2026, dengan target seluruh warga terlayani Adminduk dengan mudah dan cepat. (ADV/Dukcapil/Pras)
