DaerahHead Line NewsMadiunPolitik & Pemerintahan

Peringati HUT Ke- 108 Kota Madiun, Pemkot Tinjau Layanan di RSUD Kota Madiun

Madiun, megapos.co.id – Di tengah upaya efisiensi anggaran, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tetap konsisten memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Terbukti, dalam rangka HUT ke-108 Kota Madiun, Pemkot Madiun menyelenggarakan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kepada masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan hari ini, Plt Wali Kota Madiun, F.Bagus Panuntun melakukan peninjauan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di RSUD Kota Madiun.

Diantaranya skrining kanker rektum, konsultasi kesehatan jiwa, konsultasi gizi dan sebagainya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan gelaran acara yang dilakukan benar-benar menyasar kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Madiun.

Di usianya yang lebih seabad ini, Kota Madiun selalu berbuat untuk kesejahteraan masyarakat melalui bidang kesehatan masyarakat.

”Harapan Pemkot Madiun, fasilitas kesehatan yang kita miliki harus bisa melayani kebutuhan masyarakat melalui bidang kesehatan, sehingga kredibilitas dan kualitas fasilitas kesehatan plat merah yang kita miliki akan lebih meningkat di bidang pelayanan,” terang Plt Wali Kota Madiun, Selasa (30/6/2026).

Terlebih, katanya, terkait kesehatan jiwa, karena pihaknya yakin bahwa pasien kesehatan jiwa akan meningkat, baik dari dalam maupun luar Kota Madiun.

“Nantinya, di setiap Puskesmas yang ada di wilayah akan kita siapkan psikolog, sehingga pelayanan semakin meningkat,” papar F. Bagus Panuntun, plt Wali Kota Madiun.

Selaras dengan impian Pemkot Madiun, bahwa kesehatan masyarakat harus diutamakan.

Di kesempatan yang sama, Direktur RSUD Kota Madiun, dr Muhammad Nur MM Sp.OG mengatakan, bahwa tenaga medis yang ada di RSUD Sogaten akan selalu memberikan layanan yang prima kepada seluruh pasien.

”Melalui kegiatan cek kesehatan dan konsultasi kesehatan ini, kita mengedukasi kepada masyarakat, bahwa segala penyakit bisa di sembuhkan dengan penanganan dini. Sehingga masyarakat tidak perlu panik ketika divonis mengidap suatu penyakit. Untuk itu masyarakat harus proaktif dengan kesehatannya pribadi,” ungkap dr. Muhammad Nur.

Kerangka besar yang saat ini dipersiapkan pemerintah Kota Madiun akan menjadi ajang layanan yang lebih prima kepada masyarakat. Sehingga semboyan sejahtera bersama masyarakat akan segera tercapai. (Pras)