DaerahHead Line NewsPolitik & PemerintahanTulungagung

Satgas Pangan Tulungagung Lakukan Sidak Harga Komoditas Pangan Khusus Beras Premium dan Beras SPHP di Pasar Ngunut

Tulungagung, megapos.co.id – Satgas Pangan Kabupaten Tulungagung yang terdiri dari Polres Tulungagung, Bulog Kancab Tulungagung dan Disperindag Kabupaten Tulungagung melakukan sidak harga komoditas pangan terutama beras premium dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (8/9/2026).

Sidak menyasar Pasar Ngunut dan distributor beras, selain itu petugas juga memantau langsung kondisi pasokan sekaligus mengecek harga beras yang beredar di tingkat pedagang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan komoditas pangan utama masyarakat tetap tersedia dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah jenis beras, mulai dari beras premium, beras medium hingga beras SPHP.

Hasil pemantauan menunjukkan stok beras di Kabupaten Tulungagung masih aman. Petugas juga tidak menemukan spekulan maupun pedagang yang menjual beras di atas batas HET.

Asisten Manager Penjualan Pasar Pemerintah Cabang Perum Bulog Tulungagung, Cici Fauziah, mengatakan pengawasan kali ini memang difokuskan pada komoditas beras. Komoditas pangan lainnya belum menjadi sasaran pemeriksaan dalam kegiatan tersebut.

“Fokus kami kali ini khusus untuk komoditas beras saja, sedangkan untuk komoditas lain masih belum,” kata Cici Fauziah.

Dari sidak ini diketahui bahwa tidak ada permasalah ketersediaan dan harga beras SPHP di pasar yang dijual dibawah HET 62.500.

Adapun beras premium sudah dijual dengan 76.000 bahkan ada merk tertentu yang dijual dengan harga 81.000/pack. Dimana harga ini sudah melebihi HET yang ditetapkan pemerintah yaitu 14.900/kg atau 74.500/pack.

Menurut informasi dari pedagang, tingginya harga beras premium ini disebabkan karena kenaikan harga gabah di tingkat petani.

Selanjutnya Disperindag akan bekerjasama dengan Bulog Kancab Tulungagung untuk menggelontorkan beras premium befood ke pasar pasar untuk menekan harga beras premium. (Sdr)