Bupati Trenggalek Akan Kembangkan Destinasi Wisata Baru Guna Tambah PAD
Trenggalek, megapos.co.id – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, akan memilih mengembangkan sejumlah destinasi wisata baru dibanding hanya berfokus pada kawasan Pantai Pasir Putih yang selama ini menjadi penyumbang pendapatan wisata.
Pemkab Trenggalek akan menyiapkan pengembangan kawasan Bendungan dan Dilem Wilis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis wisata dan produk lokal.
Salah satu proyek yang disiapkan adalah menghidupkan kembali mesin roasting kopi peninggalan Belanda.
Menurutnya, wisatawan nantinya tidak hanya menikmati kopi lokal Trenggalek, tetapi juga mendapatkan pengalaman melihat proses roasting kopi ala zaman kolonial.
“Target kita mesin kopi peninggalan Belandanya nanti bisa berfungsi lagi. Jadi kita bisa roasting di situ dengan teknologi Belanda,Selain kopinya bisa dijual, experience untuk tahu bagaimana dulu zaman Belanda me-roasting kopi itu nanti bisa jadi wisata,” ujarnya.
Tak hanya kopi, kawasan tersebut juga akan dikembangkan sebagai sentra pengolahan susu. Pemkab Trenggalek berencana menghadirkan mesin sterilisasi susu untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Susu hasil peternak lokal nantinya direncanakan diolah dan dikemas oleh pemerintah daerah sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah.
“Harapannya nanti bisa menjadi big push untuk peternak di sini supaya susunya tidak dikirim keluar kota lagi,” katanya.
Lanjut Bupati, destinasi wisata perlu diperluas agar wisatawan tidak bosan datang ke tempat yang sama.
“Maka kita membangun di beberapa spot yang selama ini masih kurang menarik,” katanya.
Menurut Arifin, pengembangan wisata ini sekaligus menjadi strategi Pemkab Trenggalek meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan pajak.
“Kalau tidak menaikkan pajak, pendapatannya tambah dari mana? Ya dari aktivitas pengelolaan aset yang kita punya,” tukasnya. (Sdr)
